cara menanam jahe

Cara Menanam Jahe di Rumah yang Benar

Cara Menanam Jahe – Jahe adalah salah satu rempah-rempah yang sering digunakan dalam berbagai masakan Indonesia. Saat digunakan, rempah ini memberikan sensasi pedas dan membuat tubuh terasa hangat.

Selain digunakan sebagai bumbu dapur, jahe ini juga sering digunakan untuk obat tradisional. Jahe ini memang memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan, misalnya saja seperti mencegah penyakit kulit, masalah perut, dan antioksidan di dalam tubuh.

Nah pada kesempatan kali ini kami akan membagikan caramudah untuk menanam jahe di rumah, supaya anda tidak perlu membelinya lagi di warung.

Cara Menanam Jahe di Rumah yang Benar

Berikut ini adalah beberapa cara budidaya tanaman jahe di rumah yang baik dan benar, simak dengan baik.

1. Pilih Jenis Jahe yang Ingin Ditanam

Sebelum menanam jahe, anda perlu menentukan jenis jahe yang ingin anda tanah terlebih dahulu supaya tidak keliru nantinya. Saat ini ada beberapa jenis jahe yang sering digunakan sebagai bumbu dapur atau obat tradisional, yaitu:

  • Jahe Putih Besar, berwarna putih kekuningan dengan ukuran 8-8,5 cm.
  • Jahe Putih Kecil, berwarna putih kekuningan, berlapis-lapis, dan berukuran 3-4 cm.
  • Jahe Merah, berwarna merah atau jungga muda, berlapis-lapis, berbau tajam dengan ukuran 4-4,5 cm.

2. Lakukan Pembibitan dengan Rimpang Jahe Berumur 10 Bulan

Setelah menentukan jahe yang ingin anda tanam, langkah selanjutnya adalah melakukan pembibitan. Pilih rimpang jahe yang berkulit halus dan gemuk. Umur rimpang jahe yang baik digunakan untuk pembibitan berumur minimal 10 bulan.

Setelah mendapat rimpang jahe yang sesuai, rendam rimpang jahe tersebut dengan air hangat selama satu jam. Lalu letakkan rimpang di tanah hingga bertunas.

3. Siapkan Media Tanam

Menanam jahe tidak memerlukan pekarangan yang luas, anda bisa menanam di dalam pot yang berukuran 30×35 cm. Pot dengan ukuran tersebit bisa untuk menanam 3-4 buah jahe.

Supaya lebih subur, tambahkan campuran pupuk kompos dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.

4. Pindahkan Rimpang Jahe yang Sudah Bertunas ke Media Tanam

Langkah selanjutnya adalah memindahkan rimpang jahe yang sudah bernuas ke media tanam. Pertama-tama potong rimpang jahe menjadi potongan kecil terlebih dahulu.

Setiap potong bisa mempunyai beberapa tunas, lalu letakkan rimpang tersebut 5-10 cm di dalam tanah. Pastikan jarak 5 cm antar jahe supaya akarnya tidak saling menabrak.

5. Rawat Hingga Masa Panen Tiba

Langkah yang teralhir adalah merawat tanaman jahe sampai masa panen tiba. Supaya jahe tumbuh dengan baik, jauhkan pot dari sinar matahari langsung dan letakkan pada tempat dengan suhu 24-30 derajat celcius.

Lingkungan yang dingin hanya memperlambat pertumbuhan jahe, bahkan bisa membuat bibit tidak jadi tumbuh.

Siram jahe setiap dengan air secukupnya, air tidak boleh sampai menggenang supaya jahe tidak busuk. Maka dari itu pastikan pot yang anda gunakan memiliki sistem drainase yang baik.