5 Software Geologi Pertambangan dan Pemetaan

Aplikasi Software Geologi, Pertambangan dan Pemetaan

Pada artikel ini kami akan merekomendasikan beberapa software geologi yang sering digunakan oleh para mahasiswa atau para pekerja yang berhubungan dengan ilmu bumi. Misalnya saja seperti tambang, geologi,  astronomi, dan lain sebagainya. Kami akan berusaha memberikan gambaran mengenai software yang akan kami bahas tersebut secaara singkat, supaya anda memiliki gambaran mengenai aplikasi tersebut.

Jika anda tertarik menggunakan software di bawah ini, anda bisa membelinya di website resminya. Jangan pernah gunakan software bajakan.

Aplikasi Software Geologi, Pertambangan dan Pemetaan

Berikut ini adalah beberapa aplikasi atau software yang sering digunakan untuk pertambangan, geologi, dan pemetaan yang kami kutip dari ilmutambang.com, antara lain:

1. Geoblock

Aplikasi pertambangan yang pertama adalah Geoblock, aplikasi ini merupakan program untuk pemodelan 3D, manajemen databas dan visualisasi dataset geoscience.

Software ini banyak digunakan untuk eksplorasi mineral, setimasi cadangan bijih, perencanaan tambang serta simulasi proses geoteknik di lokasi pertambangan.

2. Kalypso

Software pertambangan yang kedua adalah Kalypso, software ini adalah sebuah software open source untuk pemodelan geospasial serta simulasi. Software Kalypso dikembangkan untuk menjadi alat yang sangat user friendly untuk permodelan yang berbasis GIS serta simulasi model numerik hidrologi dan hidrolik.

3. GEOMS2

Software pertambangan yang selanjutnya adalah GEOSM2, software ini merupakan modeling geostatistik serta geosains. Software ini menyediakan interface untuk grid, permukaan, titik serta objek data.

GEOMS2 sudah memiliki fitus 2D dan 3D yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman Python yang terkenal, yakni Mayavi dan Matplotib.

4. SAGA GIS

Software yang ke empat adalah SAGA GIS, software ini memiliki kemampuan yan cukup besar untuk prosesing geodata serta analisis.

Ada berbagai macam fitur yang menarik pada software ini, seperti triangulation, Grid interpolation of scattered point data, splines, IDW, clipping, raster to vector conversion, buffer zones, supervised classification, PCA, OBIA, FFT, GWR, ordinary & universal Kriging, variograms,  morphometry, illumination, hydrology,  classification, dan lain sebagainya.

5. ISOPLOT

Software yang terakhir adalah ISOPLOT, software ini merupakan perangkat linay fleksibel untuk analisis serta interpretasi data radiogenik-isotop. ISOPLOT dikembangkan oleh Dr Ken Ludwig dari Berkeley Geochronology Center.

Software ini biasanya digunakan untuk analisis data serta presentasi grafis dari Geochronologu, ilmu bumi, dan lain sebagainya.

Nah itulah 5 software yang biasa digunakan oleh orang yang berkecimpung di dunia geologi maupun pertambangan. Jika anda memiliki rekomendasi software lain, silahkan tulis rekomendasi anda di kolom komentar.